Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Relawan Muda Stella Maris Batam Dibekali Pemahaman Peran Media dalam Isu Kemaritiman

Minggu, 19 April 2026 | April 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-20T05:01:08Z

Relawan Muda Stella Maris Batam
Relawan Muda Stella Maris Batam

Sebanyak 24 Relawan Muda Stella Maris Batam mengikuti kegiatan Formation for Volunteer: Sharing Session yang mengangkat tema “Peran Media dalam Kampanye dan Edukasi Isu Kemaritiman”, yang diselenggarakan di Kantor Stella Maris Batam, Tiban Indah Permai, Minggu (19/4).

Acara dibuka dengan presentase singkat mengenai awal didirikan dan profil Stella Maris yang disampaikan oleh Angelic Margareth Duha atau akrab disapa Jeje. Dalam paparannya, dijelaskan bahwa Stella Maris merupakan jaringan kunjungan kapal terbesar di dunia yang didirikan di Glasgow pada tahun 1920. Di Batam sendiri, organisasi ini resmi terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM pada Desember 2024 dengan misi memberikan pelayanan holistik serta membela hak-hak pelaut, nelayan, dan keluarga mereka.


Kegiatan inti dimoderatori Sofia Maing, menghadirkan Cosmas Eko Suharyanto sebagai narasumber, dosen IT yang juga merupakan pendamping Relawan Muda Stella Maris Batam. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa media saat ini bukan sekadar alat dokumentasi, melainkan telah menjadi “wajah digital” organisasi di mata publik. 


Ia menjelaskan bahwa di era digital, keberadaan organisasi sangat ditentukan oleh jejak medianya. “Kalau kita tidak bercerita, maka dunia tidak tahu kita siapa. Bahkan bisa dianggap tidak aktif, tidak kredibel, dan tidak berdampak,” ujarnya.


Lebih lanjut, peserta diajak memahami bagaimana media memiliki peran strategis dalam mendukung misi Stella Maris, khususnya dalam membela dan mendampingi para pelaut serta Anak Buah Kapal (ABK). Media dinilai penting untuk mengangkat isu-isu kemaritiman, memberikan edukasi tentang hak-hak pelaut, serta menghadirkan kisah nyata pelayanan di lapangan.

Kegiatan sharing session Relawan Muda Stella Maris Batam (19/4)
Kegiatan sharing session Relawan Muda Stella Maris Batam (19/4)

Dalam sesi tersebut juga dibahas perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses informasi. Narasumber menyoroti bahwa konten media hari ini akan menjadi sumber bagi teknologi seperti mesin pencari dan kecerdasan buatan (AI) di masa depan. Oleh karena itu, organisasi dituntut untuk aktif memproduksi konten yang edukatif, advokatif, dan inspiratif. 


Selain itu, peserta diperkenalkan pada strategi pengelolaan media organisasi, mulai dari pentingnya website sebagai pusat informasi, hingga pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan Facebook untuk distribusi konten dan meningkatkan keterlibatan publik.


Pada sesi penutup, Direktur Stella Maris Batam, RP Ansensius Guntur, memberikan penegasan bahwa media memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung misi pelayanan Stella Maris. Ia menekankan bahwa media harus dimanfaatkan secara serius sebagai sarana pewartaan, advokasi, serta membangun kepercayaan publik terhadap karya pelayanan kepada para pelaut.*

×
Berita Terbaru Update