Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Stasi Nusa Tunggal Sukses Selenggarakan Tahbisan Imam, Gotong-royong Kolaboratif Lintas Iman Jadi Kunci

Kamis, 30 April 2026 | April 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-30T09:05:22Z

Foto bersama Panitia, unsur Muspika, Uskup Tanjung Karang, dan Imam tertahbis

OKU Timur, Kabarkepulauan - Perayaan tahbisan imam Hati Kudus Yesus (SCJ) yang digelar di Gereja St. Pius X Nusa Tunggal pada Rabu, 29 April 2026 berlangsung sukses, meriah, dan penuh kekhidmatan. Keberhasilan penyelenggaraan acara besar yang dihadiri lebih dari 4.000 umat ini tidak lepas dari kuatnya kolaborasi antara Gereja, panitia, dan masyarakat lintas agama di Desa Nusa Tunggal.

Sejak pagi hari, umat telah memadati lokasi perayaan, bahkan sekitar 200 umat datang secara khusus dari wilayah Pasang Surut untuk turut ambil bagian dalam perayaan iman ini. Tahbisan yang dimulai tepat pukul 09.30 WIB tersebut dipimpin oleh Mgr Vinsensius Setiawan Triatmojo, Uskup Tanjung Karang, Lampung, yang secara resmi mentahbiskan Diakon Fransiskus Dedy Saputra menjadi imam.


Keberhasilan acara ini juga tidak terlepas dari dukungan penuh Pastor Paroki Tegalrejo, Rm Amatus Sukadi SCJ, yang sejak awal mendorong dan mempercayakan Stasi Nusa Tunggal sebagai tuan rumah. Sinergi yang kuat antara pastor paroki, panitia, dan umat menjadi fondasi utama terselenggaranya acara besar ini dengan baik.


Dukungan luar biasa juga datang dari masyarakat Desa Nusa Tunggal. Kepala Desa, Suyanto, bersama seluruh elemen masyarakat menunjukkan keterlibatan aktif sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan. Kehadiran tokoh-tokoh lintas agama; Islam, Hindu, dan Buddha, serta partisipasi ibu-ibu Muslimat NU dalam menyambut tamu menjadi gambaran nyata semangat toleransi yang hidup di tengah masyarakat.


Desa Nusa Tunggal sendiri telah ditetapkan sebagai Desa Kerukunan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten OKU Timur sejak Desember 2020. Predikat ini semakin ditegaskan melalui keberhasilan pelaksanaan tahbisan imam yang berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan lintas iman.


Ketua Panitia, Ipda Edi Widodo, yang juga anggota aktif Polri, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pastor paroki, pemerintah desa, seluruh umat, dan masyarakat lintas agama yang telah bahu-membahu menyukseskan acara ini. Ini adalah pengalaman pertama bagi kami, dan sungguh menjadi berkat besar,” ungkapnya.


Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Stasi Nusa Tunggal, Bapak Yohanes Sigit, yang mengapresiasi semangat gotong royong umat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kebersamaan dan iman yang hidup dalam komunitas.*

×
Berita Terbaru Update